Showing posts with label INTERNASIONAL. Show all posts
Showing posts with label INTERNASIONAL. Show all posts

Usai Sukses Memboyong Criastano Ronaldo , Kini Si Nyonya Besar Berhasil Mengamankan Investasi Besar Masa Depan Barcelona


Kabar hangat tentang bursa transfer klub raksasa Itali, yakni Juventus menjadi tranding topik setelah kedatangan Cristiano Ronaldo. Juventus sendiri memberikan mahar sekitar Rp 1,7 triliun untuk mendapatkan jasa sang megabintang itu.


Seakan tak puas usai mendaratkan Ronaldo, Juventus juga dikabarkan telah mengincar pemain bintang untuk menemani Ronaldo bermain di Serie A.

Bahkan sekarang Juventus resmi mendaratkan pemain muda yang diboyong dari Barcelona.

Bianconeri menggaet pemain masa depan dari Barcelona, Pablo Moreno, dari tim muda klub Catalan tersebut.


Pablo Moreno adalah seorang penyerang tengah belia berusia 16 tahun yang telah menarik perhatian begitu banyak klub-klub raksasa Eropa.

Moreno diboyong oleh Barcelona dari Granada saat ia masih berusia 10 tahun dan telah mencetak lebih dari 200 gol dalam enam tahunnya di tim muda Barcelona.

Dikutip dari Calciomercato, Juventus mengeluarkan dana sebesar 700 ribu euro (11,7 miliar rupiah) untuk menebus Moreno.

Nilai yang terbilang kecil untuk berinvestasi pada bintang masa depan.

Jika dilihat dari penampilannya bisa dikatakan pemain ini adalah calon mesin gol bagi klub-klub besar nantinya karena 200 golnya adalah sebagai bukti jika pemain ini calon bintang masa depan.

Sumber


Pengambilan Suara Mengerikan , Pemain Timnas Malaysia Di Beri Ancaman Serius

Pemain Timnas Malaysia U-16 Amirul Ashrafiq Hanifah , Menerima Ancaman Mengerikan Dari Supporter Fanatik Indonesia


Menurut Pengambilan Suara Yang Di Buat Di Insta Story @pride_indonesia 92% Orang Menyumbangkan Suara Meyetujui Untuk Bunuh Dan Sisanya , Yakni 8% Memilih Untuk Tidak.


Pengambilan Suara Tersebut Muncul Setelah Pemain Muda Itu Mengupload Gambar Bendera Indonesia Terbalik.


Dan Bagaimanapun , Amirul Telah Meembuat Permohonan Maaf Kepada Seluruh Rakyat Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, angkat bicara Di Laman Pribadi Twitternya "Pemain Sudah meminta Maaf. Pihak Indonesia Juga Sudah Menerima Permohonan Maaf. Saya Sarankan Pihak Terkait Membuat Laporan atas page (laman) tersebut , Keselamatan Pemain Tetap Kami Prioritaskan. Dan Saya Sudah Menghubungi Menteri Mereka Berkenaan Isu ini."

Insiden Itu Pasti Tidak Sukai Oleh Media Idonesia , Terlebih Insiden Serupa Juga Pernah Terjadi Di Ajang SEA Games Kuala Lumpur 2017 lalu.

Masalah Isu Itu pun Berbuntut Ke Masalah Pelemparan Batu Dan Botol Ke Arah Pemain Timnas Malaysia U-19 Yang Telah Menjalani Separuh Laga Pada 12 Juli Lalu Yang Di Selenggarakan Di Stadion Gelora Sidoarjo.

Sumber

Bikin Fans Perempuan Patah Hati, Ini Dia Wanita Cantik yang Rebut Hati Paulo Dybala

Bintang Juventus, Paulo Dybala berhasil mencetak kesuksesan bersama timnya pada musim ini dengan menjadi mesin gol. Bahkan namanya kini semakin populer dengan aksi gemilang dan paras tampannya tersebut. Lalu bagaiamana dengan kehidupan pribadinya?


Tak kalah gemilang dari Dybala, kekasihnya juga memiliki penampilan yang cantik. Dia adalah Antonella Cavalieri yang telah mematahkan hati para penggemar perempuan Dybala. Terlebih usia Dybala dan Cavalieri tak beda jauh yakni 23 tahun.

Keduanya telah menjalani hubungan sejak 2015. Jika dikaitkan dengan karier sepakbolanya, pada tahun tersebut, Dybala mulai bergabung bersama Juventus setelah membela Palermo selama tiga tahun sebelumnya.


Cavalieri adalah perempuan yang lahir di San Nicolas, Argentina. Tentu saja perkenalan keduanya terjadi saat Dybala masih bermukim di Argentina. Begitu pun Cavalieri yang memang bertempat tinggal di Argentina.

Saat ini Cavalieri menjalani aktivias sebagai model. Namun, ia juga tak melupakan pendidikannya yang mengambil jurusan manajemen bisnis di Universitas de Palermo, Buenos Aries.

Menariknya, ia mencoba untuk tidak pernah melewatkan kesempatan menonton sang pujaan hati kala bermain. Ia berusaha menyempatkan waktu terbang ke Italia ketika jadwalnya sedang tidak padat. Seperti halnya kekasih sepakbola lainnya, Cavalieri selalu semangat mendukung pacarnya itu.

Sumber

Meminta Hasil Undian Di Asian Games Di Ulang , Alhasil Timnas Malaysia Menjamah Grup Neraka, Simak Hasilnya!

Malaysia menjadi salah satu negara yang semangat untuk meminta undian Grup Asian Games 2018 diulang. Pasalanya, undian untuk cabang olahraga itu berpotensi meruskan rencana persiapan yang dilakukan oleh Timnas Malaysia U-23.


Pelatih Timnas Malaysia U-23, Ong Kim Swee pun minta untuk undian ulang dilakukan sesegera mungkin. Bahkan dalam pernyataannya, pria yang sukses membawa Malaysia merebut media SEA Games dari Indonesia pada tahun 2013 yang lalu ini seakan menyindir dengan menyebut tak tahu berapa peserta yang ikut dan formatnya seperti apa.

‘’Kami sekarang punya sekitar tiga pekan sebelum Asian Games, tapi kami belum menerima jadwal pertandingan, dan bahkan kami tak tahu berapa banyak peserta yang ikut, serta format turnamennya seperti apa,’’ imbuh Ong, seperti dikutip dari liputan6.com(25/07/2018).

Undian ulang pun telah kembali dilakukan. Menariknya undian grup cabang sepak bola Asian Games ini dilakukan di kantor AFC yang berada di Malaysia pada Rabu (25/07/2018).

Undian ini sendiri dilakukan lantaran aksi protes yang dilakukan Palestina dan Uni Emirat Arab karena tak ikut disertakan dalam undian padahal keduanya telah mendaftar.

Dan hasil undiannya ternyata cukup mengejutkan seakan kena batunya Malaysia yang semangat undian untuk diulang harus menerima kenyataan bahwa mereka yang sudah berada di grup berat kini dikatakan justru bertambah berat sebab Uni Emirat Arab justru berada satu grup dengan pasukan Ong Kim Swee.

Sementara Indonesia juga mendapatkan lawan tambahan. Dimana Timnas Palestina bergabung satu grup dengan Hansamu Yama dan kawan-kawan.

Adapun undian lengkap Grup Asian Games 2018 adalah sebagai berikut:

Grup A: Indonesia, Hongkong, Laos, Taiwan, Palestina.

Grup B: Thailand, Uzbekistan, Bangladesh, Qatar.

Grup C: Irak, Tiongkok, Timor Leste, Suriah.

Grup D: Jepang, Vietnam, Pakistan, Nepal.

Grup E: Korea Selatan, Kyrgystan, Malaysia, Bahrain, Uni Emirat Arab.

Grup F: Korea Utara, Arab Saudi, Iran, Myanmar.

Nah, lantas bagaimana pendapat anda mengenai hal ini?

Timnas U-23 Malaysia Bermasalah Internalnya, Eks Pelatih Persipura Buka Suara Membela Ong Kim Swee


Pelatih berpengalaman asal Malaysia, Irfan Bakti Abu Salim prihatin atas kebimbangan yang mungkin saat ini dirasakan oleh Ong Kim Swee.

Ong Kim Swee adalah pelatih timnas U-23 Malaysia yang akan bertarung pada Asian Games 2018.

Namun, skuat Harimau Muda bermasalah saat memulai persiapan karena terancam pemain yang dipanggil Kim Swee tak dilepas klubnya.

Keadaan pelik ini memantik komentar dari Irfan Bakti Abu Salim.

Pelatih senior asal Negeri Jiran ini menyarankan asosiasi sepak bola negara bagian atau klub yang enggan melepaskan pemain mereka mengubah pendirian.

Selain itu, pelatih klub Liga Super Malaysia, Terengganu FC ini mereka mendukung Kim Swee.

Sebab, timnas U-23 Malaysia membawa citra dan bendera negara pada ajang multievent di Indonesia ini.

”Mereka perlu membebaskan pemain mewakili tim nasional,” kata Irfan Bakti.

”Jadi, asosiasi negara bagian atau klub harus terbuka dan bekerja sama serta memikirkan kembali kebijakan mereka,” kata pelatih Persipura pada 2007 ini.

Piala Malaysia 2018 yang mulai Agustus mendatang jadi alasan klub tak melepas pemain mereka.

Lantas, bagaimana dengan sikap Irfan Bakti soal bentrok jadwal Piala Malaysia dengan Asian Games 2018?

”Biar adil kepada semua, operator tim nasional tidak harus memanggil terlalu banyak pemain dalam satu klub,” tutr Irfan.

”Sebagai contoh dari JDT (Johor Darul Takzim), ada tujuh atau delapan orang. Mereka tidak perlu diambil semua. Ambil tiga pemain dan setiap klub harus menyumbangkan pemainnya.”

Berdasarkan catatan hal ini, bukan kali pertama masalah serupa dihadapi Kim Swee.

Saat Malaysia melakoni laga kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Bangkok tahun lalu, situasi sama pernah terjadi.

Kala itu, Safawi Rasid (JDT), Nor Azam Azih dan Matthew Davies (keduanya Pahang), Syamer Kutty Abba dan S Kumaahran (keduanya Penang), mereka ditahan klubnya.

Kim Swee tak bisa memaksimalkan para pemain itu karena kebijakan klub mereka.

Sumber

Pelatih Manchester City , Pep Guardiola Tidak Pedulikan Agresivitas Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas Ini

The Reds, julukan Liverpool, menjadi salah satu klub paling sibuk di bursa transfer musim panas ini.

Klub asal Merseyside itu tercatat sudah mendatangkan empat pemain yaitu Xherdan Shaqiri, Naby Keita, Fabinho serta Alisson Becker.


Selain itu, Liverpool juga dikabarkan kini semakin dekat untuk mendatangkan bintang Olympique Lyon, Nabil Fekir.

Meskipun begitu, aktifnya Liverpool di bursa transfer sama sekali tak merisaukan pelatih tim rival, Manchester City, Pep Guardiola.

"Setiap klub melakukan apa yang mereka percaya. Saya benar-benar mengerti," kata Guardiola dikutip  dari Fourfourtwo.

"Saya tidak peduli tentang apa yang dikatakan orang tentang kami. Jika Liverpool percaya mereka harus menghabiskan uang seperti ini, hal itu karena mereka percaya yang terbaik untuk mereka," tutur Guardiola.

Pep Guardiola, yang membawa The Citizens meraih gelar juara Liga Inggris musim lalu, pada bursa transfer kali ini baru mendatangkan satu pemain, yaitu Riyad Mahrez.

Namun, hal tersebut tak mengurangi keyakinan pelatih asal Spanyol ini membawa timnya untuk mampu mempertahankan gelar juara Liga Inggris.

Sumber

Transfer Resmi: Bentuk Trio Ganas, Juventus Datangkan 2 Pemain Untuk Temani CR7

Kedatangan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus menuai banyak sekali kekaguman. Sebab, Ronaldo berani mengambil keputusan besar dengan keluat dari Los Blancos padahal ia membawa klub tersebut meraih tiga kali gelar juara Liga Champions secara berturut-turut. Lupakan masa lalu, pesepakbola berusia 33 tahun tersebut siap menyongsong masa depan.



Dilansir dari juventus.com (23/07/2018), tak lama setelah kedatangan Cristiano Ronaldo, Juventus kembali memperkenalkan dua rekrutan terbaru mereka. Mereka adalah Leonardo Spinazzola dan Makoun Reyes. Ini profil selengkapnya.


Spinazzola didatangkan Juventus dari Atalanta untuk menambah kekuatan di lini penyerangan Juventus. Pemain berusia 25 tahun tersebut tak akan merasa canggung di Turin sebab dia pernah menjadi bagian dari tim akademi ketika usianya masih muda, yaitu sekitar 18 tahun. Kini, ia kembali untuk memberikan penampilan terbaik.

Berbeda Dengan Spinazzola yang telah memiliki banyak pengalaman, Makoun Reyes masih cukup belia. Walaupun baru berusia 18 tahun, Reyes merupakan salah satu tumpuan Venezuela di kancah internasional.

Keberadaanya di Italia sangat bagus untuk karirnya di masa depan. Terlebih lagi, ia akan belajar dari banyak pemain hebat, semisal Pjanic dan Marchisio.

Sumber