Hubungan gelandang Manchester United Paul Pogba dengan sang manajer, Jose Mourinho berlangsung rumit dan panas-dingin.
Usai memainkan peran penting dalam kemenangan dramatis atas Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA, Pogba menegaskan hubungannya dengan Mourinho baik-baik saja.
Pogba bahkan mengaku puas dengan perannya di skuat Mourinho di tengah kabar friksi di antara keduanya dalam beberapa pekan terakhir ini.
“Saya tidak punya masalah dengan dia, dan saya tidak berpikir dia punya masalah (dengan saya),” ungkap Pogba kepada Canal Football Club seperti dilansir Goal international.
Pogba didatangkan Mourinho dari Juventus dengan rekor transfer kala itu sebesar 89,3 poundsterling atau setara Rp1,7 triliun pada Agustus 2016.

Bersinar di musim pertamanya, namun di pertengahan musim ini, perannya mulai berkurang di Starting XI Mourinho menyusul cedera yang sempat membekapnya.
Bahkan, beberapa kali Pogba hanya jadi penghias bangku cadangan untuk laga-laga krusial, dan kondisi tersebut telah memicu keretakannya dengan sang manajer, meski Pogba kini coba menepisnya.
“Dia menempatkan saya sebagai kapten dan dia telah memberi saya tanggung jawab di klub besar seperti United. Saya seorang pemain, dan saya suka memberikan yang terbaik dari diri saya,” katanya.
“Dia adalah pelatih, dia harus membuat keputusan dan saya seorang pemain, saya menerima mereka, saya harus menjawab di lapangan,” imbuhnya.
Pogba juga coba membantah spekulasi kepergiannya dari Old Trafford sebagai buntut kekecewaannya kerap dibangkucadangkan.
“Saya tidak berpikir demikian. Pelatih membuat pilihannya untuk tim, bukan untuk satu pemain, dia membawa saya keluar dan menempatkan orang lain,” sebutnya.
“Itu hanya karena dia mencari sesuatu yang lain, dan para pemain harus menerima itu,” imbuhnya.
Paul Pogba Berani Membicarakan Tentang Hubunganya Dengan Sang Pelatih
4/
5
Oleh
Unknown
